Kamis, 19 Februari 2015

Nakolayenkof

Ini sepenggal kisah perjalanan yang menjadi tanda telah terjadinya sebuah kehidupan yang entah itu menyenangkan, mengharukan atau bahkan menyedihkan. Tulisan ini menjadi saksi abadi sebuah sejarah seorang perindu yang gila yang hidup dalam berbagai rangkaian kata-kata, bernyanyi dalam alunan sumbang berbagai nada. Biarlah tak usah kau hiraukan seorang penulis yang bodoh ini kenalilah tulisan setiap huruf yang dieja dengan bahasa koran yang masih berserakan tak mengandung makna. Ada kepuasan penulis dapat meluapkan emosi dalam berbagai retorikanya yang ngawur. Ini perjalanan hidupku yang belum menemukan benang merah kehidupanya...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar